Contoh Soal Psikotes
Pendidikan

Contoh Soal Psikotes dan Tips Cerdas Menghadapinya

Tes psikotes selalu masuk dalam rangkaian proses seleksi, baik itu seleksi masuk kerja, kuliah, maupun beasiswa. Tak hanya satu, terdapat beragam jenis tes psikotes yang perlu dikuasai. oleh karena itu, Anda harus mempelajarinya demi mensukseskan tes psikotes yang dijalani. Contoh soal psikotes berikut ini wajib dipelajari sekaligus tips cerdas untuk menjawabnya dengan baik.

1. Tes Kemampuan Verbal

Dalam menghadapi tes psikotes, Anda harus menyiapkan mental agar tetap tenang dan fokus. Daya fokus yang tinggi akan memudahkan dalam mengerjakan setiap jenis tes psikotes, termasuk tes kemampuan verbal. Tes ini ditempatkan di awal, sehingga menjadi yang pertama dikerjakan. Tes kemampuan kata ini terdiri atas sinonim, antonim, analogi, dan korelasi makna.

Untuk menghadapinya, Anda perlu meningkatkan pengetahuan mengenai kosakata. Tujuannya agar memahami setiap kata yang muncul dalam soal. Untuk analogi dan korelasi makna, Anda harus mampu berpikir fokus untuk memahami ada perumpamaan ataupun ada hubungan apa antara dua atau lebih kata yang diungkapkan.

2. Tes Logika Aritmatika

Selain diuji dari segi verbal, Anda juga diuji dari segi hitungan melalui tes logika aritmatika. psikotes aritmatika ini berkaitan dengan angka. Dalam soalnya, Anda diberikan deret angka dan disuruh untuk melengkapi deret tersebut dengan angka yang sesuai pola. Tentu saja Anda harus cepat berpikir untuk mengetahui pola dari deret tersebut.

Sebagai contoh, ada deret 10 60 20 30 40 … Anda disuruh menentukan angka yang tepat setelah angka 40. Langkah pertama adalah berpikir bagaimana pola dari deret angkanya. Terdapat dua pola yaitu aritmatika dan geometri. Selain itu, bisa urut ataupun berselingan. Deret tersebut termasuk geometri perkalian pembagian dan berseling. Jadi, jawabannya adalah 15.

3. Tes Penalaran (Logika Deret Gambar)

Pasti Anda sangat ingat dengan perintah untuk melanjutkan deret pola. Tes ini dinamakan tes penalaran. Gambar atau pola yang digunakan bisa berupa 2 dimensi atau 3 dimensi. Kunci untuk mengerjakannya adalah harus fokus karena memerlukan daya nalar tinggi. Penting juga untuk mencermati setiap deret pola tersebut agar tidak salah karena antar pilihan jawaban beda tipis.

4. Tes Wartegg

Kali ini pastinya bukan warteg yang berarti warung tegal. Tes Wartegg ini adalah salah satu tes kepribadian yang ditemukan oleh psikolog Jerman bernama Ehrig Wartegg. Tujuannya untuk mengetahui karakter seseorang meliputi cara adaptasi, minat, kemampuan mengatasi masalah, ketekunan, dan sebagainya.

Contoh soal psikotes ini adalah diberikan beberapa coretan berupa garis atau titik yang bisa berurutan ataupun tidak. Anda diperintahkan untuk melanjutkan coretan tersebut menjadi sebuah gambar yang berarti. Tentu diperlukan daya fokus untuk membentuk gambar yang sesuai.

5. Tes Menggambar Manusia

Dalam beberapa tes psikotes, terdapat tes menggambar manusia lengkap dengan deskripsi jenis kelamin, usia, dan aktivitas yang sedang dilakukannya. Agar mampu menghasilkan gambar yang sempurna, gambarlah manusia sesuai jenis kelamin Anda untuk mengetahui detail tentang gaya rambut, pakaian, dan fisiknya. Aktivitas yang dilakukan bisa terkait profesi yang Anda sukai.

6. Tes Menggambar Pohon

Tes menggambar berikutnya yang sering diberikan adalah menggambar pohon. Anda diperintahkan untuk menggambar pohon secara detail dan mempunyai ranting juga buah. Anda juga diminta memberikan alasan mengapa menggambar pohon tersebut. Untuk itu, pilihlah pohon yang secara detail Anda ketahui. Gambarlah pohon secara proporsional dan sesuai instruksi.

Itulah berbagai jenis tes psikotes yang sering muncul dalam rangkaian tes seleksi. Anda bisa mempelajarinya jauh-jauh sebelum menghadapi tes tersebut agar sudah terbiasa dalam mengerjakannya. Semakin sering berlatih, semakin sukses pula Anda menghadapi tes psikotes. Berlatihlah untuk setiap jenis tes beserta contoh soal psikotes agar dapat belajar secara riil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *